Rabu, 12 Juni 2013

Sepenggal Puisi


BADAI DIBUMI PERTIWI
Pernah ku ingat orang berkata
Dahulu negeri kami negeri yang indah
Semua tumbuh dalam keharmonisan
Semua tumbuh dalam kesahajaan

Tapi lihatlah kini
Semua menjadi tak terarah
Semua menjadi liar
Semua hilang akal

Badai dibumi pertiwi
Kini sudah seperti penyakit
Tak tahu kapan akan pergi
Tak tahu kapan akan hilang

Andai rasa peduli masih ada
Rasa bersalah masih berdiri teguh mungkin,
Badai dibumi pertiwi hanya sebuah judul
Dan  saat ini kita masih bisa tertawa lepas



BUNDA
Bunda
Entah harus kata apalagi yang harus terucap
Bagaimana lagi diri ini harus bersikap
Untuk menunjukkan rasa sayang ini padamu

Bunda
Pernah hati ini bertanya
Bagaimana rasanya jadi engkau
Bagaimana rasanya jadi seseorang yang tegar sepertimu

Saat diri ini berbuat salah
Kau balas dengan senyuman
Saat diri ini hilang arah
Kau balas dengan pelukan

Bunda
maafkan anakmu ini
Maafkan diri ini yang kadang melupakanmu
Kadang pula diri ini acuh pada perintahmu

Bunda
Ijinkan aku bersikap kali ini
Ijinkan aku selalu ada untukmu
Ijinkan aku menjadi penjagamu
 
karya : Wahyu Darma Saputra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar